Jasa anti rayap terbaik

Jasa anti rayap bekasi merupakan sebuah perusahaan yang didirikan oleh pemuda Indonesia sehingga jika kalian menggunakan jasa dari mereka berarti kalian telah mendukung karya anak bangsa. Cintai produk dalam negeri agar indonesia ini menjadi semakin maju dan makmur. Harga jasa pembasmi rayap di tanah air relatif murah dan terjangkau untuk kalian karena mereka lebih mementingkan kepuasan pelanggan daripada pendapatan perusahaan yang besar.

Tenaga ahli mereka tentunya sudah profesional dan berpengalaman sehingga dapat menciptakan kualitas yang sesuai dengan standar keinginan anda. Hama tidak bisa dibasmi dalam sekejap, perlu diadakan program yang berkelanjutan dalam mengatasi populasi hama di rumah kalian. Oleh karena itu jasa pembasmi memberikan program berkelanjutan untuk menjaga rumah kalian dari gangguan parasit hama. Jasa ini akan memberikan fasilitas free survey bagi kalian yang ingin berkonsultasi langsung dengan customor yang bertugas membahas masalah hama.

Marketing Officer serta mereka akan membantu menangani masalah kalian dengan cepat dan tepat sasaran jasa pembasmi rayap ini merupakan anak perusahaan yang sudah profesional, mereka juga mempunyi perusahaan yang besar. Mereka akan memberikan kalian banyak binos untuk menjaga rumah anda agar tetap nyaman dan bersih. Hubungi admin yang berkerja untuk reservasi dan mendapatkan banyak bonos yang menarik. jadi bagi kalian yang mempunyai masalah ini, segera tuntaskan masalah dengan membasmi rayap yang mengganggu tersebut.

Gandeng Garuda Indonesia, BNI Menawarkan Paket Wisata untuk Nasabah

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bekerja sama juga dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIIA) buat program paket perjalanan wisata di lima tujuan.

Direktur Usaha Konsumer BNI, Anggoro Eko Cahyo menjelaskan paket wisata ini diperuntukkan untuk nasabah yang memakai kartu credit BNI Model Titanium. Mengenai tujuan yang di tawarkan yaitu Belitung, Padang, Malang, Banyuwangi serta Labuan Bajo.

” Program ini untuk anak-anak muda yang menyukai traveling. Ini kartu credit BNI Model Titanium. Ada harga spesial serta dapat dicicil 6 bln., kita memfasilitasi anak muda untuk mencapai mimpi, ” tutur Anggoro waktu peluncuran di Hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF), Tangerang, Minggu (23/7/2017).

Diluar itu, perseroan juga memberi potongan harga sebesar Rp 500. 000 per orang bila lakukan pembayaran dengan Kartu Credit BNI Model.

” Paket itu juga berikan potongan harga sejumlah Rp 250. 000 per orang bila bertransaksi memakai Kartu Credit BNI Mastercard, ” lebih dia.

Disamping itu, Direktur Paling utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Pahala N Mansury menyebutkan, paket wisata itu telah termasuk juga cost penerbangan pulang-pergi, penginapan, serta cost transportasi.

” Kita juga akan mempermudah beberapa wisatawan dengan paket ini. Jadi telah termasuk juga penginapan, penerbangan, serta experience. Dalam hal semacam ini, Garuda Indonesia telah tawarkan dengan menyuluruh penawaran yang menarik, ” terang dia.

Diluar itu, bekas Direktur Keuangan Bank Mandiri ini mengatakan dalam paket itu ada seri yang di tawarkan pada wisatawan.

Seri pertama, yaitu culinary series, yang diperuntukkan untuk wisatawan yang suka dengan wisata makanan.

” Seperti kuliner Padang, Belitung, Banyuwangi. Jadi nanti dalam satu paket ini tidak mencarinya sekali lagi, telah kita bantu untuk create event. Kelak ada juga adventure series, ” pungkas dia.

Berhasil Turunkan Credit Macet, Ini Kiat BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan laporan penyaluran credit sebesar Rp 412, 18 triliun pada semester I 2017.

Realisasi ini tumbuh 15, 4 % dengan tahunan (yoy) dibanding Rp 357, 22 triliun pada periode yang sama th. kemarin.

Penambahan penyaluran credit itu disertai dengan penurunan rasio credit punya masalah atau non-performing loan (NPL).

Rasio NPL BNI turun dari 3 % gross pada semester I 2016 jadi 2, 8 % gross pada semester I 2017.

Disamping itu, rasio NPL net BNI terdaftar sebesar 0, 7 % pada semester I 2017. Angka ini sama juga dengan periode yang sama th. terlebih dulu.

Untuk mencegah resiko atas credit yang punya masalah, BNI juga sudah mengganggarkan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar 147 %.

” Dengan lihat bebrapa tanda baik rasio NPL, keuntunganabilitas, serta CKPN 147 (%) disertai penurunan NPL jadi 2, 8 % itu tunjukkan tanda-tanda perbaikan kwalitas utang BNI yang makin baik, ” kata Direktur Keuangan BNI Rico Budidarmo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Rico mengatakan, terdapat banyak usaha yang dikerjakan BNI manfaat menghimpit rasio NPL. Sebagian credit, kata dia, ada yang masuk ke step penyehatan.

Diluar itu, BNI juga lakukan write off dengan kata lain penghapusbukuan untuk debitur-debitur yang dilihat tidak punya potensi mengakibatkan NPL.

Juga BNI juga melakukan perbaikan sebagian credit punya masalah dengan memberi beberapa jalan keluar usaha untuk debitur.

Dalam peluang yang sama, Direktur Usaha Menengah BNI Putrama Wahju Setyawan menyebutkan, BNI membidik rasio NPL sampai akhir th. tidak lebih dari tempat sekarang ini, yaitu 2, 8 %. Bahkan juga, BNI membidik untuk menghimpit NPL sampai ada dibawah angka itu.

” Kiat kami pertama, ekspansi pada beberapa bidang ekonomi yang dipercaya serta dapat dibuktikan mempunyai resiko cukup rendah dengan angka NPL yang cukup baik. Di situ kami juga akan ekspansi, ” terang Putrama.

Kiat yang lain yaitu dengan perlakuan sebagian credit punya masalah dengan bermacam usaha. Satu diantara upayanya yaitu dengan menunjuk executive vice president (EVP) baru untuk mengatasi sebagian credit punya masalah.

Aplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa --

BNI Salurkan Kredit Pangan ke 10 Ribu Pengusaha Kecil – Aplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencairkan pinjaman kepada lebih dari 10 ribu debitur usaha mikro dan kecil yang bergerak di bidang pangan, yang dikelompokkan ke sektor Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan. Nilai penyaluran kredit untuk pengusaha kecil mencapai lebih dari Rp 2,3 triliun. Aplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa.

Sekretaris Perusahaan BNI Kiryanto mengungkapkan bahwa dukungan pembiayaan BNI ke sektor pertanian, perkebunan dan peternakan tersebar ke berbagai komoditas seperti unggas, tebu, sapi, padi, sapi perah, dan kelapa sawit. Pembiayaan ke sektor makanan juga disediakan oleh BNI untuk pertanian, perkebunan dan peternakan.

“Bagian pembiayaan terbesar disalurkan untuk usaha kelapa sawit, unggas dan tebu, sedangkan distribusinya sebagian besar dilakukan melalui Kredit Usaha Rakyat,” jelasnya dalam keterangannya, Jumat (24/3/2017).

Hingga 21 Maret 2017, BNI telah mengaktifkan lebih dari 9.400 Kartu Petani dan membagikan Pembiayaan melalui Kartu Tani kepada 751 petani dengan nilai lebih dari Rp 130 miliar. Petani yang telah mendapatkan Farm Cards menanam komoditas tebu, padi, bawang merah, dan bawang putih.

Dia mengatakan BNI juga menunjukkan dukungan untuk pembangunan infrastruktur yang dapat mempermudah penyampaian produk pertanian dari sentra produksi ke pasar.

Salah satunya adalah pembangunan Jembatan Jorong (Dusun) Ambacang Kunyik yang terletak di Nagari (Desa) Pauh Sangik, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota. BNI menyisihkan Rp 500 juta untuk membangun kembali jembatan yang hancur akibat bencana banjir dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan BNI (PKBL).

Jembatan ini penting untuk menjamin kelancaran trafik komoditas untuk lintasan tanaman pangan, bahan pertanian, ternak, dan perkebunan.

Pasokan komoditas ini tidak hanya mengamankan pasokan pangan di Lima Puluh Kota, dan kota-kota di Sumatera Barat namun juga mengamankan persediaan makanan di Provinsi Riau.

BNI mencatat kinerja positif sepanjang 2016. Tercatat, laba bersih BNI mencapai Rp 11,34 triliun di tahun 2016, meningkat 25,1 persen dibanding tahun 2015.

Keuntungan tersebut didukung oleh kenaikan pendapatan perusahaan dari net interest yang tumbuh 17,4% menjadi Rp 29,99 triliun dari tahun lalu Rp 25,5 triliun.

Pengemudi kedua adalah pendapatan non-bunga yang meningkat dari Rp 6,98 triliun di tahun 2015 menjadi Rp 8,59 triliun di tahun 2016.

“Jika non-bunga didukung oleh kenaikan biaya yang diperoleh dari transaksi trade finance, pengelolaan rekening dan kartu debit, serta biaya yang diperoleh dari bisnis bancassurance,” tambah Anggoro.

Dari sisi kinerja Dana Pihak Ketiga (BNI), BNI berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 435,5 triliun sepanjang tahun 2016. Angka ini meningkat 17,6 persen dibanding tahun 2015.

Aplikasi UMKM Dan Sarana Pendamping UMKM Konektifa

Pebisnis Online Harus Jaga Kualitas Produk – Aplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa

Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang sudah online harus mampu menjaga kualitas produk. Keterbatasan transaksi online seharusnya tidak menjadi peluang bagi pelaku bisnis online untuk bermain dengan kualitas produknya. Aplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa.

Demikian diungkapkan Gubernur Jabar (Jabar) Ahmad Heryawan di Pasar Sentral Ciroyom yang bermartabat di Bandung, akhir pekan lalu. Menurutnya, konsistensi pelaku usaha dalam menjaga kualitas produk akan menjadi salah satu kunci sukses.

“Kunci keberhasilan bisnis adalah tiga, satu, jangkauan pasar yang luas yang bisa dicapai melalui online, setelah itu, konsistensi dalam menjaga kualitas, dan ketiga, kemampuan pelaku usaha untuk memenuhi permintaan,” katanya.

Seperti diketahui, kemampuan pelaku bisnis online dalam menjaga kualitas produk merupakan salah satu masalah yang sering dikeluhkan konsumen. Tak sedikit konsumen mengeluhkan perbedaan antara foto dan produk.

Nuraindah (35) salah satunya. Ia mengaku terlebih dahulu mendapatkan referensi orang tepercaya sebelum memutuskan untuk berbelanja di toko online atau merchant online baru.

“Untuk produk fashion, misalnya foto terlihat spektakuler, tapi kalau sampai kualitasnya tidak terbayangkan, ternyata bahannya tipis, jahitannya tidak rapi, mengecewakan,” katanya.

Tapi tidak semua pelaku bisnis online melakukan praktik tidak jujur ​​tersebut. Masih banyak pelaku bisnis online yang jujur ​​dan dapat dipercaya dalam menjalankan usahanya.

“Banyak orang menggambarkan produk mereka secara jujur ​​dengan foto produk asli, namun bila memang datang, kualitasnya di luar dugaan karena lebih baik, jadi saya puas dan pasti melakukan pembelian berulang, bahkan tanpa ragu merekomendasikan teman,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (KUK) Jawa Barat (Jabar), Dudi Sudradjat Abdurachim, mengatakan, UKM Jabar harus memaksimalkan pemasaran media digital. Pasalnya, ke depan kita akan menyambut seluruh era digital.

“Jika Anda tidak segera beralih menggunakan alat pemasaran digital, pelaku UKM Jabar akan merindukan pasar digital tanpa batas dan sangat luas. Ini bisa menjadi sarana untuk menjangkau pasar regional, bahkan global,” kata Dudi.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Deloitte dua tahun lalu, lebih dari sepertiga UKM Indonesia (36 persen) masih menjalankan bisnisnya secara offline dan 37 persen memiliki kemampuan online dalam bisnis mereka, namun kehadiran online mereka bersifat statis.

Hanya sekitar 18 persen UKM dari Indonesia yang telah memiliki kemampuan online menengah, yang telah melibatkan media sosial dan live chat yang terintegrasi di situs jejaring sosial dalam bisnis mereka.

aplikasi umkm dan sarana pendamping umkm konektifa

Bunga KUR Bakal Turun Jadi 7 Persen – aplikasi umkm dan sarana pendamping umkm konektifa

Tanggapan Wakil Presiden JK terhadap KUR Interest High
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyesalkan kenaikan suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) pada periode Presiden kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dari 10-11 persen menjadi 23 persen. aplikasi umkm dan sarana pendamping umkm konektifa.

“Pemerintah memiliki kesalahan besar lima tahun yang lalu untuk membuat KUR saya (jadi Wakil Presiden selama periode pertama) 10-11 persen, tiba-tiba kebijakan kabinet SBY kedua naik 23 persen,” kata JK, saat menghadiri penutupan Kongres Ekonomi Islam Majlis Ulama Indonesia (MUI), di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (24/4/2017).

BACA JUGA
Pemerintah Akan Membutuhkan Pasar Eceran Menjual Produk UMKM
RI Butuh Pengusaha Lebih Banyak untuk Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 6%
Bagaimana Kemenkop Tumbuh UKM di Daerah Perbatasan
Wakil Presiden JK mengatakan, kenaikan suku bunga

“Usaha kecil yang lebih besar dan lebih besar semakin kecil,” katanya.

JK juga menyebutkan bahwa kebijakan menaikkan suku bunga KUR pada periode kedua pemerintahan SBY juga menekan BPR. “Kejahatan yang terjadi banyak bank BPR mati tidak bisa bekerja,” kata Kalla.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan pemerintah akan menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 7% pada 2017. Ini bertujuan untuk mendorong Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM).

JK mengatakan, pemerintah fokus pada mendorong UKM untuk memiliki ekuitas ekonomi. Salah satu bentuk dukungan untuk UMKM dengan menurunkan suku bunga KUR menjadi 7 persen dari 9 persen.

“Sekarang turun menjadi 9 persen, dan kami akan berusaha menguranginya sebesar 7 persen,” kata Kalla pada acara penutupan Kongres Mahasiswa Islam Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (4 / 24/2017).

BACA JUGA
Bagaimana Kemenkop Tumbuh UKM di Daerah Perbatasan
KUR Ditumpuk di Jawa, Pemerintah Tampik Ada Ketidaksetaraan
Ini adalah Proposal BI untuk Distribusi KUR Bisa Optimal
JK mengatakan, saat ini pemerintah dengan pemangku kepentingan terkait kredit sedang membahas penurunan KUR. JK menargetkan penurunan suku bunga KUR bisa terealisasi dalam beberapa bulan ke depan.

“Ya kita mendapatkannya lagi, intinya beberapa bulan lagi turun .. Insya Allah tahun ini,” kata JK.

Dalam kesempatan tersebut, JK menyesalkan kenaikan suku bunga KUR di pemerintahan sebelumnya.

“Pemerintah memiliki kesalahan besar lima tahun yang lalu untuk pertama kalinya KUR (jadi Wakil Presiden selama periode pertama) 10-11 persen, tiba-tiba kebijakan kabinet kedua SBY naik 23 persen,” kata JK.